11 Penyebab Iritasi Kulit Yang Tidak Diduga

Gatal pada kulit bisa tiba-tiba saja muncul tanpa disadari. Lalu Anda akan bertanya-tanya apa yang menyebabkan? Daripada bingung menebak-nebak, coba cermati hal-hal dalam artikel ini yang bisa jadi pemicu iritasi kulit.

Penyebab Iritasi Kulit
Iritasi kulit dapat menimbulkan gejala beragam mulai dari kulit gatal, kemerahan, radang, hingga kulit terasa perih. Tidak hanya produk seperti sabun cuci, bahan pakaian tertentu ternyata juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Hawa panas
Iritasi kulit dengan gejala ruam merah pada lipatan perut ataupun ketiak dapat terjadi saat cuaca sedang panas.

Sabun
Mencuci tangan memang baik, tetapi terlalu sering mencuci tangan justru dapat meluruhkan minyak alami pada kulit tangan dan menyebabkan iritasi. Apalagi jika sabun yang digunakan tidak tepat untuk kulit. Kondisi ini bisa juga terjadi saat Anda menggunakan sabun badan dan sabun cuci piring atau pakaian. Untuk meminimalkan risiko, lebih baik gunakan sabun tanpa aroma atau dengan aroma minimal, terutama bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Pembersih Rumah dan Perabot
Deterjen, pembersih kaca, pembersih lantai, dan berbagai produk pembersih lain dapat mengandung bahan-bahan yang tidak ramah dan berisiko menyebabkan iritasi kulit. Kenakan sarung tangan saat Anda menggunakan produk-produk ini untuk meminimalkan risiko.

Pakaian dengan Bahan Tertentu
Seseorang yang memiliki gangguan pada kesehatan kulitnya perlu mewaspadai bahan-bahan pakaian tertentu. Pakaian dengan bahan yang kasar, seperti wol, dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada pengidap eksim, seperti atopik dermatitis. Kondisi ini diperkirakan diidap oleh sekitar 1-3 persen orang dewasa dan 10-20 persen anak-anak. Sebagai pencegahan, disarankan untuk mengenakan pakaian berbahan katun.

Produk Berbahan Karet
Bahan karet pada tali bra ataupun pinggang celana dapat menyebabkan iritasi kulit terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Pilih bra, kondom, ataupun celana dalam dengan bahan lain yang tidak menyebabkan iritasi.

Minyak Wangi dan Produk Untuk Wajah
Sebagian jenis minyak wangi dan pelembap atau pembersih wajah bisa jadi mengandung bahan yang berisiko menyebabkan iritasi kulit. Periksa kandungan produk tiap kali merasakan gatal atau ruam, bahkan kulit terasa perih setelah menggunakan minyak wangi. Hindari bahan yang berisiko, seperti paraban, asam askorbat, asam laktat, asam malat, dan asam glikolat.

Tanaman-tanaman Tertentu
Tulip dan daffodil dapat menyebabkan gatal pada kulit sebagai reaksi alergi. Pada sebagian orang, iritasi kulit akibat kontak dengan tanaman-tanaman ini dapat berlangsung hanya sepekan, tapi pada sebagian lain dapat bertahan selama sebulan.

Makanan
Iritasi kulit dapat muncul pada sebagian orang karena memegang makanan tertentu, misalnya makanan asam dan pedas.

Nikel pada Perhiasan
Perhiasan, jam tangan, hingga kepala ikat pinggang, terutama yang terbuat dari nikel, dapat menyebabkan iritasi kulit pada sebagian orang.

Sinar UVA dan UVB
Siapa sangka ternyata sinar matahari juga dapat menyebabkan iritasi kulit? Termasuk sayangnya beberapa kandungan di dalam tabir surya yang seharusnya menjadi pelindung kulit dari paparan sinar matahari, ternyata juga dapat menyebabkan iritasi, seperti yang berbahan dasar PABA.

Serangga
Serangga, seperti kutu dapat menyebabkan iritasi kulit. Umumnya iritasi ini menyebabkan timbulnya ruam kemerahan. Meski begitu, sebagian serangga lain dapat menyebabkan iritasi yang membahayakan dan membutuhkan penanganan serius.

0 komentar

Poskan Komentar